Sabtu, 22 Desember 2012


A.    Pendahuluan
            Menurut kamus besar bahasa Indonesia transliterasi adalah penyalinan dengan penggantian huruf dari abjad yang satu ke abjad yang lain. trasnliterasi arab-latin ialah penyalianan huruf-huruf arab dengan huruf-huruf latin besrta perangkatnya.
Pembakuan pedoman trasliterasi arab-latin denagn prinsip sebagai berikut:
a.       sejalan dengan ejaan yang disempurnakan (EYD).
b.      huruf arab yang belum ada padanannya dalam huruf latin dicaarikan padanannya dengan cara member tambahan tanda diakritik dengan dasar “satu fonem satu huruf”
c.       pedoman trasnliterasi diperuntukan bai masyarakat umum.
Berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) meteri agama republik Indonesia dan menteri pendidikan dan kebudayaan Indonesia nomor 158 tahun 1987 dan nomor 0543 b/ U/1987 tentang Transliterasi Huruf Arab ke dalam Huruf Latin. Adalah sebagai berikut:
1)        konsonan
Huruf arab
Huruf latin
nama
ا
Tidak dilambangkan
Tidak dilambangkan
ب
B
be
ت
T
Te
ث
S
Es (dengan titik di atas)
ج
J
Je
ح
H
Ha (dengan titik di bawah)
خ
Kh
Ka dan ha
د
D
De
ذ
Z
Zet(dengan titik di atas)
ر
R
Er
ز
Z
Zet
س
S
Es
ش
Sy
Es dan ye
ص
S
Es (dengan titik di bawah)
ض
D
De (dengan titik di bawah)
ط
T
Te (dengan titik di bawah)
ظ
Z
Zet (dengan titik di bawah)
ع
Kama terbalik di atas
غ
G
Ge
ف
F
Ef
ق
Q
Ki
ك
K
Ka
ل
L
El
م
M
Em
ن
N
En
و
w
We
ه
H
 Ha
ء
,
Apostrof
ى
Y
Ye

     
2)        vocal
a)         vocal tunggal

Tanda nama
Huruf latin
Nama
    
Fathah
a
    
Kasrah
i
Dammah
U


     Misalnya:
 نصر      : nasara       حمد : hamida

     عجل   : ‘ajala        كرم : karima
 
b)        vocal rangkap
Tanda nama
Huruf latin
Nama
    
fathah
A
    
kasrah
I
dammah
U
  Misalnya:
كيف      :  kaifa

هول     :  haula

3)     maddah
maddah atau vocal panjang yang di dalam bahasa arab dilambangkan dengan harakat huruf, transliterasinya berupa huruf dan tanda.
               Misalnya:
قام   : qama
راءى : ra’a
يبيع : yabi’a
ينصر : yansuru

4)        Ta marbutah
Transliterasi untuk ta marbutah ada dua macam, yaitu:
a)      Ta marbutah yang huruf hidup atau mendapat harakat fathah, kasrah dan dammah transliterasinya adalah / t / ;
b)      Ta marbutah yang mati atau mendapat harakat sukun, transliterasnya adalah / h /.
Kalau pada kata terahir adalah ta marbutah diikuti oleh kata yang menggunakan kata sandang al serta bacaan kedua kata itu terpisah, ta marbutah itu ditransliterasikan dengan /h/.
Misalnya:
روضة الاطفال            : raudah al-atfal
المدنة المنورة             : al-madinahtul munawwarah        
5)        Syaddah ( tasydid)
Syaddah atau tasjid yang dalam bahasa arab dilambangkan dengan sebuah tanda, yaitu tanda syiddah atau tasjid, dalam transliterasi tanda syaddah tersebut dilambangkan huruf yaitu huruf yang sama dengan huruf yang diberi tanda syaddah.
Misalnya:

ربنا                   : rabbana
البر                    : al-birra
نعم                    : nu’’ima
نزل                   : nazzala
الحج                  :al-hajju

6)        Kata sandang
Kata sandang dalam sistem penulisan arab dilambangkan dengan huruf, yaitu:
Namun dalam transliterasinya kata sandang itu dibedakan antara kata sandang yang diikuti oleh huruf syamsiyah dengan Kata sandang yang diikuti huruf qamariyah. Kata sandang yang diikuti oleh qamariyah( a, I, u, b, j, k, kh, ‘, g, f, k, m,  w, h, y), sedangkan kata sandang yang diikuti huruf syamsiyah (  t, z, s, s, d, z, r, sy, s, d)
Misalnya:

 A.    Pendahuluan
            Menurut kamus besar bahasa Indonesia transliterasi adalah penyalinan dengan penggantian huruf dari abjad yang satu ke abjad yang lain. trasnliterasi arab-latin ialah penyalianan huruf-huruf arab dengan huruf-huruf latin besrta perangkatnya.
Pembakuan pedoman trasliterasi arab-latin denagn prinsip sebagai berikut:
a.       sejalan dengan ejaan yang disempurnakan (EYD).
b.      huruf arab yang belum ada padanannya dalam huruf latin dicaarikan padanannya dengan cara member tambahan tanda diakritik dengan dasar “satu fonem satu huruf”
c.       pedoman trasnliterasi diperuntukan bai masyarakat umum.
Berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) meteri agama republik Indonesia dan menteri pendidikan dan kebudayaan Indonesia nomor 158 tahun 1987 dan nomor 0543 b/ U/1987 tentang Transliterasi Huruf Arab ke dalam Huruf Latin. Adalah sebagai berikut:
1)        konsonan
Huruf arab
Huruf latin
nama
ا
Tidak dilambangkan
Tidak dilambangkan
ب
B
be
ت
T
Te
ث
S
Es (dengan titik di atas)
ج
J
Je
ح
H
Ha (dengan titik di bawah)
خ
Kh
Ka dan ha
د
D
De
ذ
Z
Zet(dengan titik di atas)
ر
R
Er
ز
Z
Zet
س
S
Es
ش
Sy
Es dan ye
ص
S
Es (dengan titik di bawah)
ض
D
De (dengan titik di bawah)
ط
T
Te (dengan titik di bawah)
ظ
Z
Zet (dengan titik di bawah)
ع
Kama terbalik di atas
غ
G
Ge
ف
F
Ef
ق
Q
Ki
ك
K
Ka
ل
L
El
م
M
Em
ن
N
En
و
w
We
ه
H
 Ha
ء
,
Apostrof
ى
Y
Ye

     
2)        vocal
a)         vocal tunggal

Tanda nama
Huruf latin
Nama
    
Fathah
a
    
Kasrah
i
Dammah
U


     Misalnya:
 نصر      : nasara       حمد : hamida

     عجل   : ‘ajala        كرم : karima
 
b)        vocal rangkap
Tanda nama
Huruf latin
Nama
    
fathah
A
    
kasrah
I
dammah
U
  Misalnya:
كيف      :  kaifa

هول     :  haula

3)     maddah
maddah atau vocal panjang yang di dalam bahasa arab dilambangkan dengan harakat huruf, transliterasinya berupa huruf dan tanda.
               Misalnya:
قام   : qama
راءى : ra’a
يبيع : yabi’a
ينصر : yansuru

4)        Ta marbutah
Transliterasi untuk ta marbutah ada dua macam, yaitu:
a)      Ta marbutah yang huruf hidup atau mendapat harakat fathah, kasrah dan dammah transliterasinya adalah / t / ;
b)      Ta marbutah yang mati atau mendapat harakat sukun, transliterasnya adalah / h /.
Kalau pada kata terahir adalah ta marbutah diikuti oleh kata yang menggunakan kata sandang al serta bacaan kedua kata itu terpisah, ta marbutah itu ditransliterasikan dengan /h/.
Misalnya:
روضة الاطفال            : raudah al-atfal
المدنة المنورة             : al-madinahtul munawwarah        
5)        Syaddah ( tasydid)
Syaddah atau tasjid yang dalam bahasa arab dilambangkan dengan sebuah tanda, yaitu tanda syiddah atau tasjid, dalam transliterasi tanda syaddah tersebut dilambangkan huruf yaitu huruf yang sama dengan huruf yang diberi tanda syaddah.
Misalnya:

ربنا                   : rabbana
البر                    : al-birra
نعم                    : nu’’ima
نزل                   : nazzala
الحج                  :al-hajju

6)        Kata sandang
Kata sandang dalam sistem penulisan arab dilambangkan dengan huruf, yaitu:
Namun dalam transliterasinya kata sandang itu dibedakan antara kata sandang yang diikuti oleh huruf syamsiyah dengan Kata sandang yang diikuti huruf qamariyah. Kata sandang yang diikuti oleh qamariyah( a, I, u, b, j, k, kh, ‘, g, f, k, m,  w, h, y), sedangkan kata sandang yang diikuti huruf syamsiyah (  t, z, s, s, d, z, r, sy, s, d)
Misalnya:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar